Puisi: Raja Baru, Tikus
RAJA BARU, TIKUS
Oleh: ESR
Di lorong gelap, di balik tembok tebal,
Berbisik rahasia, para tikus berkerumun,
Membicarakan tahta yang kosong,
Mencari pemimpin baru, yang kuat dan tangguh.
Raja tua telah tiada, mangsanya racun mematikan,
Meninggalkan kerajaan tikus dalam kekacauan,
Perebutan kekuasaan pun dimulai,
Penuh intrik dan tipu daya, tanpa belas kasihan.
Tikus-tikus besar saling beradu kekuatan,
Menunjukkan taring dan cakar mereka yang tajam,
Mempertaruhkan nyawa untuk mendapatkan tahta,
Menjadi penguasa tunggal di kerajaan tikus yang kelam.
Tikus kecil bersembunyi di balik bayangan,
Menyaksikan pertumpahan darah dengan ketakutan,
Memimpikan kedamaian dan keadilan,
Di bawah kepemimpinan yang bijaksana dan penuh kasih sayang.
Namun, mimpi itu hanyalah ilusi,
Kerajaan tikus diselimuti nafsu dan keganasan,
Tikus-tikus besar saling bertempur tanpa henti,
Membuat kerajaan tikus semakin terpuruk dalam kehancuran.
Di tengah kekacauan itu, muncul seekor tikus yang berbeda,
Bernama Tikus Kecil, penuh kebijaksanaan dan keberanian,
Dia tidak ingin tahta ataupun kekuasaan,
Dia hanya ingin kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya.
Tikus Kecil bangkit dengan tekad yang kuat,
Menyebarkan pesan perdamaian dan persatuan,
Mengajak para tikus untuk menghentikan pertempuran,
Dan membangun kerajaan tikus yang baru, penuh kasih sayang.
Pesan Tikus Kecil didengar oleh banyak tikus,
Yang lelah dengan peperangan dan penderitaan,
Mereka bersatu untuk mendukung Tikus Kecil,
Dan menyingkirkan para tikus besar yang zalim.
Tikus Kecil pun menjadi Raja Baru, Tikus!
Digubah dan dibagikan pada Mei 2024

Posting Komentar untuk "Puisi: Raja Baru, Tikus"
Silahkan berikan komentar Anda, hindari SARA dan patuhi UU ITE